Doa Makan dan Minum

Doa makan dan doa minum sudah sering sekali diajarkan oleh para orang tua kepada anaknya yang masih berusia dini.

Karena pentingnya mengajarkan bacaan doa kepada anak yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan berdoa disaat hendak melakukan segala kegiatan.

Dan tidak heran juga banyak anak-anak yang masih berusia dini mampu untuk menghafal beberapa macam doa seperti doa sebelum makan maupun doa setelah makan. Meskipun dengan bahasa yang terbata-bata dikarenakan belum fasih dalam berbicara.

Namun terkadang semakin besar umur seseorang, semakin sering lupa untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal doa juga termasuk ke dalam ibadah yang sangat penting sebagaimana cara untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah dan supaya syaiton tidak menggangu kita saat makan dan minum.

Begitu pula dengan minum, tubuh manusia lebih banyak mengandung cairan. Air sangat penting untuk menjaga kesehatan serta metabolisme tubuh. Bahkan, ada yang menganjurkan untuk minum air putih sebanyak dua liter perharinya.

Makanan yang kita makan akan menjadi darah dan juga daging, oleh sebab itu kita harus makanan yang halal dan baik.

Allah SWT memerintahkan kita untuk makan-makanan yang halal dan baik.Allah SWT berfirman dalam Al-quran surah Al-Maidah ayat 88, yang artinya

“dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”

Berikut ini adalah lafadz bacaan doa makan dan minum beserta dengan latin, terjemahan dan adab-adabnya.

 

Doa Sebelum Makan

doa sebelum makan

Latin :

Allaahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa ‘adzaa ban-naar

Artinya:

“Yaa Allah, berkatilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka”

 

Doa Setelah Makan

doa sesudah makan

Latin :

Alhamdu lillahil-ladzi ath-‘amanaaa wa saqaanaa waja’alanaa minal muslimiin

Artinya :

” Segala puji bagi Allan yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami memeluk agama islam”

Doa Sebelum Minum

lafadz bismillah

Latin :

Bismillahirrahmanirrahim

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”

 

Doa Setelah Minum

dao sebelum minum

Latin :

Alhamdu lillaahil ladzi ja’alahuu ‘adzbam furootam birohmatihii wa lamyaj’alhu mihan ujaajam bidunuubinaa

Artinya:

Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air (minuman) ini segar dan menggiatkan dengan rahmat-Nya dan tidak menjadikan air (minuman) ini asin lagi pahit karena dosa-dosa kami.

 

Adab dan Sunnah Ketika Makan

Hasil gambar untuk adab ketika makan

Mungkin diantara kalian ada yang tidak tahu adab dan sunnah ketika makan. Atau Mungkin diantara kalian masih saja melakukan kebiasaan buruk seperti makan dan minum sambil bediri, makan dan minum menggunkan  tangan kiri, tidak berdoa terlebih dahulu, dan juga bahkan ada yang sampai membuang makan.

Oleh karena itu Islam sangat peduli dengan semua aktivitas manusia. Mulai dari hal yang kecil sampai dengan hal-hal besar di atur oleh agama Islam. Berikut  ini adalah adab ketika makan dan minum.

1. Makan Makanan yang Halal dan Baik

Allah Swt memerintahkan kepada kita supaya memakan makanan yang halal dan baik. Allah Swt berfirman, yang artinya, “Hai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan, sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS. Al-Mu’minum: 51)

2. Mendahulukan Makan daripada Shalat, Jika Makanan Sudah dihidangkan

adab ketika makan

Yang dimaksud dengan telah dihidangkan yaitu sudah siap untuk disantap. Rasulullah Saw bersabda, ” Apabila makan malam telah dihidangkan dan shalat telah ditegakkan, maka mulailah dengan makan malam, janganlah tergesa-gesa (pergi shalat) sampai makanmu selesai”. (Muttafaqun ‘alaih)

Supaya, hati kita tenang dan tidak memikirkan makan ketika hendak melaksanakan shalat. Yang menjadi tolak ukurnya adalah tingkat lapar seseorang. Apabila orng tersebut sangat lapar dan makan telah dihidangkan hendaknya dia makan terlebih dahulu. Namun, hendaknya hal ini jangan terlalu sering dilakukan.

3 Menggunakan Tiga Jari Ketika Makan

Makan dengan menggunakan tiga jari ( yaitu dengan ibu jari, telunjuk, dan jari tengah) kemudian menjilati jari dan wadah makan ketika sudah selesai makan.

Ka’ab bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Saya melihat Rasulullah Saw makan dengan tiga jari dan apabila beliau selesai makan, beliau menjilatinya.” (HR.MUslim)

Rasulullah Saw bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian selesai makan, maka janganlah ia mengusap jari-jarinya hingga ia membersihkannya dengan mulutnya (menjilatinya) atau menjilatinya pada orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Contohnya yaitu menjilatinya pada orang lain yang tidak merasa jijik dengannya, misalnya anaknya saat menyuapinya, atau suaminya.

4. Berdoa Sebulum Makan

jenis-jenis makanan sehat

Membaca tasmiyah (basmallah) sebelum makan. Rasulullah Saw bersabda, “Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan makan ucapkanlah ‘Bismillaaihi fi awwalihi wa aakhirihi’ ( dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir -aku  makan-)” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)

Manfaat disaat kamu membaca basmallah di setiap makan adalah supaya syaiton tidak ikut makan bersama kita pada saat kita makan.

5. Makan Menggunakan Tangan Kanan dan Tidak Berdiri

Rasulullah Saw bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian makan, makanlah dengan tangan kanan dan minumlah dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” ( HR. Muslim)

Rasulullah Saw mendoakan keburukan bagi orang yang tidak mau makan dengan tangan kanannya. Ketika ada seseorang makan dihadapan Rasulullah dengan menggunakan tangan kirinya, maka beliau bersabda,

” Makanlah dengan tangan kananmu.” Orang itu menjawab, ” Saya tidak bisa.” Beliau bersabda, “Semoga kamu tidak bisa!” Orang tersebut tidak mau makan menggunakan tangan kanannya hanya karena sombong. Akhirnya orang tersebut benar-benar tidak bisa mengangkat tangan kanannya ke mulut. ( HR. Tirmidzi, hadist hasan shahih)

Buruknya makan sambil berdiri dan boleh minum sambil berdiri, tetapi yang lebih utama sambil duduk. Dari Amir ibn Syu’aib dari Ayahnya dari Kakeknya radhiyallahu’anhu, dia berkata, “Saya melihat Rasulullah Saw minum sambil berdiri dan sambil duduk.” (HR. TIrmidzi, hadist hasan shahih)

Rasulullah Saw juga melarang seorang laki-laki minum sambil berdiri Qatadah radhiyallahu ‘anhu, ” Kami bertanya kepada Anas, ‘ Kalau makan?’ Dia mernjawab, ‘Itu lebih buruk atau lebih jelek lagi.”

Cara duduk Rasulullah Saw ketika makan, beliau bersabda, ” Aku tidak makan dengan bersandar.” (HR.Bukhari)

Maksud hadist diatas menyatakan bahwa Rasulullah Saw saat makan duduk dengan tawadhu. Beliau duduk di atas punggung kedua kakinya, dan terkadang beliau duduk dengan posisi menegakkan kaki yang sebelah kanan dan menduduki kaki kiri beliau. Dan ketika hendak mengambil makanan, beliau berlutut. Dengan begitu akan lebih terlihat sopan.

6. Ketika Ada Lalat Yang Terjatuh ke Makanan

Ketika ada seekor lalat yang terjatuh ke dalam minuman Nabi Saw bersabda, ” Apabila lalat jatuh pada minuman salah seorang dari kalian maka hendaklah ia mencelupkan lalat tersebut kemudian barulah ia buang, karena di salah satu sayapnya ada penyakit dan di sayap yang lainnya terdapat penawarnya.“(HR. Bukhari)

7. Menyantap Makanan dari Yang Terdekat

sunnah ketika makan

Jika ingin mengambil makanan maka ambillah dari yang terdekat dengan dirimu. Umar Ibnu Abi Salamah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Saya dulu adalah seorang bocah kecil yang ada dalam bimbingan (asuhan) Rasulullah Saw. Tangan saya (kalau makan) menjelajah semua bagian nampan. Maka Rasulullah Saw menegur saya, ‘Wahai Umar Ibnu Abi Salamah bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang terdekat dengan dirimu.’ Maka demikian seterusnya cara makan saya setelah itu .“(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadist tersebut merupakan penguat dari adab makan yang sebelumnya dan menjelaskan bagaimana cara kita untuk menasihati anak tentang adab-adab dalam makan.

 

Adab dan Sunnah Ketika Minum

adab ketika minum

Rasulullah Saw telah menunjukkan contoh teladan yang baik ketika hendak minum dan juga menjalankan adab minum yang baik dan boleh kita ikuti untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut ini adalah adab dan sunnah ketika minum.

1. Niat Karena Allah Swt

Ketika Hendak minum alangkah baiknya berniat karena dapat menyegarkan dan menyehatkan tubuh supaya memudahkan kita untuk beribadah kepada Allah Swt

Hadist dari Umar bin al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan itu hanya dengan niat dan sesungguhnya setiap orang hanya mendapatkan balasan mengikut apa yang diniatkan.” (HR. Bukhari)

2. Membaca Basmallah

Membaca basmallah sebelum makan dan minum untuk mengelakkan penyakit. Karena bakteri dan racun telah membuat perjanjian dengan Allah Swt, apabila telah membaca basmallah maka bakteri dan racun akan musnah dari sumber makanan itu.

“Apabila seseorang diantara kalian minum dan makan, katakanlah ‘Bismillah’, Apabila lupa pada permulaannya, katakanlah ‘Bismillah fii awwalihi wa aakhirihi’.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

3. Minum dengan Tangan Kanan

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda, “Jangan engkau makan dengan tangan kirimu, sesungguhnya syaitan itu makan dan minum mengunakan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

Rasulullah Saw bersabda, “Jika salah seorang dari kamu hendak makan, makanlah dengan menggunakan tangan kanan, dan apabila ingin minum, hendaklah minum dengan tangan kanan. Sesungguhnya syaitan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR.Muslim)

4. Minum Dengan Tiga Tegukan / Nafas

Dari Abu Qatadah, Rasulullah Saw bersabda, “Jika kamu minum maka janganlah bernafas dalam bekas air minumnya.” (HR.Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Saw sering meminum dengan tiga kali teguk, sambil bernafas di luar gelas dan mengucapkan ‘Alhamdulillah’ di antara tiga kali tegukan. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Saw bernafas tiga kali ketika minum, “Rasulullah Saw biasa bernafas tiga kali sewaktu minum.”(HR. Muttafaq ‘alaih)

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Saw bersabda, “SUngguh, ini lebih mengenyangkan, menyembuhkan, dan menyegarkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Jangan Meniup Minuman

Meniup air yang panas akan menjadikan minuman bertoksid, karena disebabkan oleh CO2 yang dihembuskan kedalamnya.

Ubay bin Ka’ab berkata: “Rasulullah Saw tidak pernah meniup makanan dan minuman, tidak bernafas di dalam cawan, bahkan beliau melarang meniup makanan dan minuman.”

Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Rasulullah Saw melarang untuk bernafas atau meniup bekas air minum.” (At-Tirmidzi dan Abu DAwud)

6. Berkumur-kumur Setelah Minum Susu

minum susu

RAsulullah Saw bersabda, “Jika minum susu maka ucapkanlah ‘Allahumma barik lana fihi wa zidna minhu’ (Ya Allah berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah untuk kami lebih dari itu) karena tidak ada makanan dan minuman yang setara dengan susu.” (HR. Al-Baihaqi)

Rasulullah Saw bersabda, ” Apabila kalian minum susu maka berkumur-kumurlah, sebab sesungguhnya susu meninggalkan rasa masam pada mulut.” (HR. Ibnu Majah)

Semoga kita semua dimudahkan dalam mengamalkan ilmu yang telah kita pelajari dan kita ketahui. Jangan lupa untuk mensyukuri rezeki yang diberikan oleh Allah Swt  dan sampai jumpa di pertemuan yang akan datang dan terima kasih telah membaca 🙂

 

 

Hasil Pencarian: adab-adab makan, doa makan, doa minum, adab minum, hadist tentang minum, hadist tentang makan, sunnah ketika makan, sunnah ketika minum, doa setelah minum, doa

 

 

Tinggalkan komentar